Kalkulator ROI (Return on Investment)

Hitung tingkat pengembalian investasi (ROI), keuntungan bersih, dan kelipatan modal secara akurat dan mudah.

Hitung ROI Investasi

Rp 10.000.000

Total dana atau modal yang pertama kali disetorkan

Rp 15.000.000

Nilai aset saat ini atau hasil penjualan setelah investasi

Return on Investment (ROI)

+50,00%

Investasi Anda menghasilkan keuntungan bersih sebesar Rp 5.000.000 dari total modal Rp 10.000.000 dengan ROI sebesar +50,00%.

Keuntungan Bersih +Rp 5.000.000
Kelipatan Modal 1,50x

Panduan Lengkap Return on Investment (ROI)

Apa itu ROI (Return on Investment)?

Return on Investment (ROI) adalah metrik finansial universal yang digunakan untuk mengukur efisiensi atau profitabilitas suatu investasi dibandingkan dengan modal yang telah dikeluarkan. Nilai ROI dinyatakan dalam bentuk persentase (%), sehingga memudahkan perbandingan kinerja antar berbagai instrumen investasi, seperti saham, reksa dana, properti, maupun ekspansi bisnis.

Rumus & Komponen Perhitungan ROI

Rumus Dasar ROI:
ROI (%) = ((Total Pengembalian - Total Investasi) / Total Investasi) × 100%

Atau:
ROI (%) = (Laba Bersih / Total Investasi) × 100%

Di mana:
• Total Investasi = Modal Awal + Seluruh Biaya Tambahan (broker, pajak, administrasi)
• Total Pengembalian = Nilai Akhir Aset + Dividen/Pendapatan yang Diterima
• Laba Bersih = Total Pengembalian - Total Investasi

Contoh Perhitungan Riil

Anda membeli saham senilai Rp 10.000.000 dengan biaya transaksi Rp 100.000 (Total Investasi = Rp 10.100.000). Setahun kemudian, saham tersebut dijual seharga Rp 14.000.000 dan Anda menerima dividen tunai Rp 500.000 (Total Pengembalian = Rp 14.500.000). • Laba Bersih: Rp 14.500.000 - Rp 10.100.000 = Rp 4.400.000 • ROI: (Rp 4.400.000 ÷ Rp 10.100.000) × 100% = +43,56% • Kelipatan Modal: Rp 14.500.000 ÷ Rp 10.100.000 = 1,44x

Perbedaan ROI dengan Konsep Finansial Lain

ROI vs Laba Bersih

Laba bersih mengukur nominal rupiah keuntungan yang Anda bawa pulang, sedangkan ROI mengukur efisiensi modal dalam bentuk persentase.

ROI vs Return Multiple

Return Multiple (MOIC) menyatakan rasio kelipatan dana kembali terhadap modal awal (misal 1,5x modal), sedangkan ROI menunjukkan persentase pertumbuhannya (+50%).

ROI vs Annualized Return

ROI sederhana mengabaikan faktor waktu, sedangkan Annualized Return (CAGR) memperhitungkan durasi investasi untuk mengetahui laju pertumbuhan tahunan sesungguhnya.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Apa itu ROI (Return on Investment)?
ROI adalah rasio profitabilitas yang membandingkan laba atau rugi bersih dari suatu investasi terhadap total biaya modal yang dikeluarkan.
Bagaimana rumus dasar menghitung ROI?
Rumus ROI adalah: (Laba Bersih ÷ Total Investasi) × 100%, di mana Laba Bersih dihitung dari Total Pengembalian dikurangi Total Investasi.
Apa arti hasil ROI sebesar 50%?
ROI 50% berarti untuk setiap Rp1 yang Anda investasikan, Anda memperoleh kembali modal awal ditambah keuntungan sebesar Rp0,50.
Apakah ROI negatif berarti investasi merugi?
Benar. Nilai ROI negatif menandakan bahwa total pengembalian yang diterima lebih kecil daripada modal dan biaya yang dikeluarkan.
Apakah nilai ROI 0% berarti untung?
Tidak. Nilai ROI 0% menandakan kondisi balik modal (break-even), di mana total pengembalian tepat sama dengan total modal investasi.
Apa perbedaan antara ROI dan keuntungan nominal?
Keuntungan nominal mengukur jumlah uang tunai yang dihasilkan, sedangkan ROI mengukur seberapa efisien modal tersebut menghasilkan keuntungan dalam persentase.
Apa perbedaan antara ROI dan Return Multiple (Kelipatan Modal)?
Return Multiple menunjukkan rasio total uang kembali terhadap modal (contoh: 1,5x), sedangkan ROI menunjukkan persentase pertumbuhannya (contoh: 50%).
Apakah ROI memperhitungkan periode waktu investasi?
ROI sederhana tidak memperhitungkan waktu. Untuk investasi lintas tahun, gunakan metrik Annualized Return yang disediakan di opsi tambahan kalkulator ini.